GHK-Cu (Copper Tripeptide-1) adalah kompleks peptida kecil yang terbentuk dari tripeptida GHK yang terjadi secara alami dan ion tembaga.Karena interaksi dengan tembaga, peptida ini menampilkan tampilan biru yang khas ketika dimurnikan sebagai bubuk.
Dalam lingkungan penelitian, GHK-Cu banyak dipelajari untuk potensi aktivitas biologis dalam fisiologi kulit, remodeling jaringan, dan sinyal seluler.Peptida telah menarik perhatian di bidang yang terkait dengan penelitian dermatologi, pengembangan bahan kosmetik, dan studi biomolekul.
Bahan yang disediakan di sini adalah bubuk peptida GHK-Cu kemurnian tinggi yang diproduksi dalam kondisi laboratorium yang terkontrol.Bentuk bubuk memungkinkan persiapan yang fleksibel untuk protokol eksperimen yang berbeda, membuatnya nyaman untuk laboratorium, lembaga penelitian, dan tim pengujian formulasi.
Karena stabilitas dan struktur molekulnya yang relatif kecil, GHK-Cu telah menjadi salah satu peptida tembaga yang paling sering dibahas dalam penelitian peptida modern.
![]()
GHK-Cu terbentuk oleh tripeptida Glycyl-L-Histidyl-L-Lysine yang mengikat ion tembaga.Struktur ini memungkinkan peptida untuk berpartisipasi dalam proses biologis yang terkait dengan transportasi tembaga dan sinyal peptidaPara peneliti sering mempelajari interaksi ini ketika mengeksplorasi respons seluler dan jalur biokimia.
Dibandingkan dengan banyak molekul peptida yang lebih besar, GHK-Cu relatif stabil bila disimpan dalam kondisi yang tepat.Dalam pekerjaan laboratorium dapat dibubarkan dan dimasukkan ke dalam sistem eksperimen di mana aktivitas peptida dan respons sel dievaluasi.
Banyak publikasi ilmiah berfokus pada hubungan antara GHK-Cu dan fisiologi kulit.dan proses regenerasi jaringanKarena itu, peptida ini sering digunakan selama pemeriksaan formulasi kosmetik dan studi laboratorium dermatologi.
Salah satu ciri khas dari peptida tembaga adalah warna biru mereka.Fitur ini membantu para peneliti membedakan senyawa secara visual dari banyak peptida lainnya selama penanganan dan persiapan.
GHK-Cu terutama digunakan sebagaimateri penelitian di berbagai lingkungan ilmiah dan formulasi.
Penelitian Bahan Kosmetik
Laboratorium yang terlibat dalam pengembangan produk kosmetik sering mempelajari peptida tembaga sebagai bahan aktif potensial dalam formulasi perawatan kulit.atau prototipe solusi topikal.
Studi Biokimia Peptida
Para peneliti yang menyelidiki interaksi peptida-logam kadang-kadang menggunakan GHK-Cu sebagai senyawa model. Strukturnya yang terkenal membuatnya cocok untuk mempelajari transportasi tembaga dan mekanisme pengikatan peptida.
Kebudayaan Sel dan Penelitian Jaringan
Dalam pengaturan laboratorium terkontrol, peptida dapat diperkenalkan ke dalam percobaan kultur sel untuk mengamati respons biologis dan jalur sinyal yang terkait dengan aktivitas peptida.
Proyek Penelitian Akademik
Universitas dan lembaga penelitian sering memasukkan GHK-Cu dalam desain eksperimen berbasis peptida, terutama dalam studi yang berkaitan dengan dermatologi, biologi regeneratif, dan ilmu kosmetik.
Bubuk peptida GHK- Cu biasanya disediakan dalam botol tertutup untuk menjaga stabilitas selama transportasi dan penyimpanan.Setiap vial dikemas dengan hati-hati untuk meminimalkan paparan kelembaban dan melindungi bahan selama pengiriman.
Untuk penyimpanan jangka panjang, produk harus disimpan tertutup dan ditempatkan di lingkungan yang dingin, jauh dari panas dan cahaya.
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Nama produk | GHK-Cu |
| Nomor CAS | 9030-95-5 |
| Penampilan | Bubuk Biru |
| Kemurnian | ≥99% |
| Spesifikasi | 100 mg/ botol |
| Metode pengujian | HPLC |
| Aplikasi | Hanya digunakan untuk penelitian |
| Penyimpanan | Simpan pada 4°C dalam wadah tertutup |
| Paket | 10 Vial / Kit |
| Asal usul | Cina |