Epitalon (Epithalon), yang diidentifikasi dengan Nomor CAS 307297-39-8, adalah peptida sintetis rantai pendek yang terdiri dari empat asam amino (Ala-Glu-Asp-Gly). Karena strukturnya yang jelas dan profil molekulernya yang konsisten, senyawa ini banyak digunakan di lingkungan laboratorium yang meneliti penuaan biologis dan jalur seluler terkait kulit.
Produk ini disuplai sebagai bubuk liofilisasi putih dengan tingkat kemurnian ≥99%, yang dikonfirmasi melalui pengujian HPLC. Setiap batch produksi mengikuti protokol manufaktur standar yang selaras dengan sistem GMP dan ISO 9001, memastikan reproduktibilitas di berbagai aplikasi penelitian.
Epitalon sering dipilih dalam studi yang melibatkan interaksi peptida dengan proses seluler, terutama yang berkaitan dengan perubahan kondisi kulit dari waktu ke waktu. Berat molekulnya yang relatif rendah berkontribusi pada penanganan yang nyaman dan perilaku pelarutan yang dapat diprediksi selama persiapan eksperimental.
Bahan ini hanya ditujukan untuk penggunaan penelitian. Senyawa ini tidak dirancang untuk aplikasi langsung tetapi berfungsi sebagai senyawa referensi dalam investigasi berbasis peptida yang berkaitan dengan biologi kulit dan model penuaan.
![]()
Salah satu aspek pembeda Epitalon adalah konsistensi kimianya yang tinggi. Dengan kemurnian melebihi 99%, produk ini mengurangi variabilitas selama prosedur eksperimental, memungkinkan peneliti memperoleh data yang lebih andal.
Peptida ini juga menunjukkan kinerja penyimpanan yang stabil jika disimpan dalam kondisi yang direkomendasikan. Bentuk liofilisasinya membantu menjaga integritas struktural dan mendukung masa simpan yang diperpanjang, menjadikannya cocok untuk studi jangka panjang.
Manfaat lain adalah kemampuannya beradaptasi dalam penggunaan laboratorium. Bubuk dapat direkonstitusi ke konsentrasi yang berbeda tergantung pada persyaratan eksperimental spesifik, menawarkan fleksibilitas dalam desain protokol.
Selain itu, penggunaan kemasan multi-vial meningkatkan kegunaan. Vial individual mengurangi risiko kontaminasi dan memungkinkan kontrol porsi yang tepat, yang penting dalam menjaga kualitas sampel selama penggunaan berulang.
Dalam penelitian terkait kulit, Epitalon sering dieksplorasi karena keterlibatannya dalam mekanisme penuaan seluler. Senyawa ini sering digunakan dalam pengaturan eksperimental yang menyelidiki bagaimana peptida memengaruhi pembaruan sel dan keseimbangan oksidatif, yang keduanya sangat terkait dengan kondisi kulit.
Peneliti juga menguji perannya dalam studi yang berkaitan dengan protein struktural seperti kolagen. Investigasi ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana aktivitas peptida dapat memengaruhi kekencangan dan elastisitas kulit pada tingkat seluler.
Aplikasi umum lainnya termasuk studi respons terhadap stres lingkungan. Epitalon dapat digunakan dalam model terkontrol untuk mengevaluasi bagaimana sel kulit bereaksi terhadap faktor-faktor seperti paparan sinar UV, kekeringan, dan stres oksidatif.
Selanjutnya, senyawa ini relevan dalam penelitian yang berfokus pada stabilitas seluler jangka panjang, terutama terkait dengan aktivitas telomerase dan hubungannya dengan tanda-tanda penuaan yang terlihat.
![]()
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Nama Produk | Epitalon / Epithalon |
| Nomor CAS | 307297-39-8 |
| Kemurnian | ≥99% |
| Penampilan | Bubuk Liofilisasi Putih |
| Rumus Molekul | C14H22N4O9 |
| Berat Molekul | 390,35 g/mol |
| Urutan Asam Amino | Ala-Glu-Asp-Gly |
| Tingkat | Tingkat Penelitian |
| Sertifikasi | GMP, ISO 9001 |
| Aplikasi | Hanya untuk Penggunaan Penelitian |
| Spesifikasi | 10mg/vial, 50mg/vial |
| Kemasan | 10 vial per kit |
| Kondisi Penyimpanan | 2–8°C, kering dan terlindung dari cahaya |
| Masa Simpan | 24 bulan |
| Metode Pengujian | HPLC, UV |
| Kapasitas Pasokan | 5000 vial/bulan |
| Waktu Pengiriman | 5–10 hari |
| Metode Pengiriman | Udara (UPS, FedEx, EMS) atau Laut |
Untuk menjaga kualitas produk, Epitalon harus disimpan di lingkungan berpendingin antara 2°C dan 8°C. Vial harus tetap tertutup rapat dan terlindung dari kelembaban dan cahaya langsung. Setelah direkonstitusi, disarankan untuk menghindari siklus beku-cair berulang, karena dapat memengaruhi stabilitas peptida.